Kopi Mentari Pagi comes from the traditional coffee plantations at an altitude of ± 500 meter above sea level at Gunung Pancar, exactly in the village of Karang Tengah, Babakan Madang district, Bogor, West Java. Gunung Pancar has a tropical climate type B (wet) with an average rainfall is 3000-4500 mm/year. Number of rainy days per year ranged between 150-250 days. The average temperature is 24°C at night and 33°C during the day. The average humidity is 58-82%.
Unknown
Kopi Mentari Pagi is a brand of robusta ground coffee from Indonesia which packaged in 100 gram packaging, using 100% pure coffee beans from traditional coffee plantations in West Java. This coffee is processed with the traditional ways of Indonesian culture, so that Kopi Mentari Pagi has which tantalizing aroma and great taste that is different from other coffee on the market.
Unknown
Kesederhanaan Hamengkubuwono IX
Kaos kaki berlubang. Tiga kata itu mungkin menjadi kunci cerminan bahwa almarhum Sri Sultan Hamengku Buwono IX adalah sosok yang sangat humanis dan penuh kesederhanaan.
Seorang sekelas Sri Sultan HB IX, yang panggilan kecilnya Dorojatun, dengan gelar saat itu sebagai Raja Yogyakarta sekaligus Gubernur Provinsi DIY tidak malu menggunakan kaos kaki berlubang dan longgar.
"Kesederhanaannya tercermin saat beliau menonton sepakbola seorang wartawan melihat di kaki beliau terpasang kaos kaki berlubang dan longgar. Sampai-sampai untuk menahan melorotnya kaos kaki digunakan gelang karet untuk mengikatnya," kata Sri Sultan IX dalam orasinya yang disambut tepuk tangan kagum dengan cerita itu.
Keponakan almarhum Sri Sultan HB IX, KRM Maswito, anak dari GMRT Karto atau GBPH Prabuningrat yang menjadi pendamping Sri Sultan HB IX, membenarkan soal cerita kaos kaki berlubang dan longgar yang sering digunakan almarhum. "Hidup sederhana benar. Seperti yang tadi dikemukakan Pak Sultan seperti itu tidak pernah berhias, sampai beliau memakai kaos kakinya longgar ada yang punya dokumen bahwa kaos kakinya bolong, ada lubang. Itu dilihat saat beliau menyaksikan pertandingan bola di lapangan Mandala Kridosono waktu itu," kisah Maswito.
Kaos kaki berlubang. Tiga kata itu mungkin menjadi kunci cerminan bahwa almarhum Sri Sultan Hamengku Buwono IX adalah sosok yang sangat humanis dan penuh kesederhanaan.
Seorang sekelas Sri Sultan HB IX, yang panggilan kecilnya Dorojatun, dengan gelar saat itu sebagai Raja Yogyakarta sekaligus Gubernur Provinsi DIY tidak malu menggunakan kaos kaki berlubang dan longgar.
"Kesederhanaannya tercermin saat beliau menonton sepakbola seorang wartawan melihat di kaki beliau terpasang kaos kaki berlubang dan longgar. Sampai-sampai untuk menahan melorotnya kaos kaki digunakan gelang karet untuk mengikatnya," kata Sri Sultan IX dalam orasinya yang disambut tepuk tangan kagum dengan cerita itu.
Keponakan almarhum Sri Sultan HB IX, KRM Maswito, anak dari GMRT Karto atau GBPH Prabuningrat yang menjadi pendamping Sri Sultan HB IX, membenarkan soal cerita kaos kaki berlubang dan longgar yang sering digunakan almarhum. "Hidup sederhana benar. Seperti yang tadi dikemukakan Pak Sultan seperti itu tidak pernah berhias, sampai beliau memakai kaos kakinya longgar ada yang punya dokumen bahwa kaos kakinya bolong, ada lubang. Itu dilihat saat beliau menyaksikan pertandingan bola di lapangan Mandala Kridosono waktu itu," kisah Maswito.
Label:
berlubang,
buwono,
episode 3,
Hamengku,
IX,
kaki,
kaos,
Kesederhanaan,
Kopi,
mentari pagi
2
komentar
|
"Setiap yang sederhana itu indah tetapi tidak semua yang indah itu sederhana”
“Sederhana bukan berarti tidak bahagia”
Dua kata bijak di atas agaknya cukup menggambarkan tentang kebahagiaan yang selalu akrab dengan kesederhanaan.
Bagaimana Tidak dengan kesederhanaan kita mampu melepaskan beban yang tidak perlu kita tanggung dalam hidup kita.
Tidak ada definisi yang tegas dan pasti
akan makna hidup sederhana . Namun seseorang dapat dianggap berperilaku hidup
sederhana apabila tidak terjebak dalam pola hidup konsumerisme yaitu suatu gaya
hidup yang menganggap bahwa kebahagiaan personal hanya dapat dicapai dengan
cara mengkonsumsi, membeli dan memiliki apapun yang diinginkan melebihi batas
kebutuhan dasar.Sebenarnya hidup sederhana berarti membebaskan segala ikatan
yang tidak di perlukan. Berbeda dengan kemiskinan, kesederhanaan merupakan
suatu pilahan, keputusan untuk menjalani hidup yang berfokus pada apa yang
benar-benar berarti. Betapa banyaknya orang di jaman kini yang terlalu
memaksakan diri untuk memiliki hal yang sebenarnya tidak ia perlukan, kejadian
yang banyak timbul di masyarakat misalnya seorang buruh pabrik dengan
penghasilan 1juta rupiah sebulan memaksakan diri untuk membeli sebuah handphone
seharga 2 atau 3 kali gajinya,
Penggagas Serangan OEMOEM 1 Maret
Setelah penangkapan Belanda terhadap pemimpin-pemimpin Republik Indonesia, PBB mengalami kegemparan. Nehru, Perdana Menteri India menuding Belanda sudah melakukan perbuatan biadab tak tahu malu. Kemarahan Nehru ini didukung oleh anggota-anggota PBB lainnya. Yang paling galak adalah Australia, Australia meminta Belanda mematuhi etika hukum Internasional karena sudah berulang kali Belanda berunding denganpihak Indonesia baik melalui pihak ketiga atau Komisi Tiga Negara danKomite Jasa Baik dengan begitu Belanda mengakui eksistensi negara RI,sementara penyerbuan kemarin itu dinyatakan Belanda sebagai aksi Polisionil







